07 Oktober 2026
Balikpapan, 7 Oktober 2026 – PT Pertamina Maintenance & Construction (PertaMC), Anak Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream, memperkuat dukungan terhadap keandalan infrastruktur energi melalui Contract Signing Ceremony – Kontrak Payung Pemeliharaan Tangki Timbun dan Sistem Perpipaan di Regional Kalimantan Cluster I. Kerja sama ini menjadi bagian dari sinergi PertaMC dan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kesiapan fasilitas energi melalui kapabilitas pemeliharaan dan konstruksi yang dimiliki PertaMC.
Tangki timbun dan sistem perpipaan merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan penyimpanan dan distribusi energi. Melalui kontrak payung ini, PertaMC menangani lingkup pekerjaan yang mencakup persiapan, engineering, dan project management, perbaikan pondasi tangki timbun eksisting, bottom plate, shell plate, roof plate, coating, perpipaan, tank accessories, supporting tank, hingga testing dan finishing. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi fasilitas dan kebutuhan di masing-masing lokasi.
Adapun pekerjaan mencakup delapan lokasi di wilayah Regional Kalimantan Cluster I, yaitu IT Balikpapan, FT Tarakan, FT Samarinda, FT Tanjung Batu, AFT Juwata, AFT Sepinggan, AFT APT Pranoto, dan AFT Kalimarau. Kegiatan Contract Signing Ceremony dihadiri oleh Sr. Manager Operation & Maintenance Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, VP Operation & Maintenance PertaMC dan Region Manager 5 PertaMC.
Sebagai perusahaan yang memiliki kapabilitas dan pengalaman di bidang pemeliharaan dan konstruksi, PertaMC mengedepankan kualitas, profesionalisme, serta keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan lingkungan. Prinsip tersebut diterapkan melalui pengelolaan risiko dan pemenuhan standar HSSE pada setiap tahapan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PertaMC, Yardinal, menyampaikan bahwa “Kerja sama tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus kesempatan bagi PertaMC untuk mengoptimalkan kapabilitas yang dimiliki dalam memenuhi kebutuhan Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan. PertaMC siap menjalankan pekerjaan pemeliharaan dengan mengedepankan kompetensi, pengalaman, kualitas, dan keselamatan. Implementasi kesisteman CSMS (Contractor Safety Management System) menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan dikelola secara sistematis, mulai dari identifikasi risiko hingga pengendalian aspek keselamatan. Kami berkomitmen menghadirkan hasil pemeliharaan yang berkualitas untuk menjaga kondisi fasilitas sehingga dapat mendukung penyediaan dan distribusi energi secara berkesinambungan,” ujar Yardinal.
Sejalan dengan komitmen tersebut, penerapan standar HSSE menjadi perhatian utama PertaMC dalam memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini mencakup pengendalian risiko serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan perlindungan lingkungan selama pelaksanaan pekerjaan.
Corporate Secretary & Legal PertaMC, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa “Pentingnya konsistensi penerapan standar HSSE dalam setiap kegiatan. Bagi PertaMC, keberhasilan pekerjaan tidak hanya diukur dari hasil pemeliharaan fasilitas, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses dijalankan secara aman dan sesuai standar. Pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap ketentuan HSSE, serta kedisiplinan setiap personel menjadi perhatian utama untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan baik, sekaligus menjaga keselamatan pekerja dan lingkungan,” tutup Nikho.
Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, PertaMC terus mengoptimalkan kapabilitas dan kualitas layanan untuk mendukung kebutuhan pemeliharaan dan konstruksi Pertamina Patra Niaga serta memperkuat kesiapan fasilitas energi di Regional Kalimantan dalam mendukung keberlangsungan bisnis Pertamina Group.