05 July 2026
Jakarta, 5 Juli 2026 – PT Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC) edukasi peserta Green Bus Pertamina 2026 di Desa Energi Berdikari (DEB) Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program edukasi lingkungan berbasis pengalaman yang bertujuan menumbuhkan kesadaran serta aksi nyata generasi muda terhadap isu keberlanjutan.
Mengusung tema “Green Warriors: Merajut Budaya, Menjaga Alam”, Green Bus Pertamina mengajak peserta untuk melihat secara langsung implementasi program transisi energi dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PertaMC melalui DEB Kampung Eduwisata Bhinneka.
Dalam kunjungan ini, peserta mendapatkan pengalaman pembelajaran mengenai implementasi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menjadi sumber energi utama di kawasan DEB. Instalasi panel surya tersebut mendukung operasional berbagai fasilitas, mulai dari penerangan area, greenhouse, hingga fasilitas edukasi masyarakat.
Program DEB Kampung Eduwisata Bhinneka merupakan inisiatif TJSL unggulan PertaMC yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui pendekatan keberlanjutan berbasis komunitas. Selain pengembangan energi bersih, kawasan ini juga memiliki berbagai sarana pemberdayaan seperti greenhouse urban farming, kolam biovlok, bank sampah, serta gedung serbaguna sebagai ruang aktivitas warga.
Selama sesi edukasi, peserta Green Bus diajak memahami bagaimana transisi energi dapat diterapkan secara nyata di tingkat masyarakat. Tidak hanya sebatas teknologi, DEB juga menunjukkan bagaimana energi bersih mampu mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Kehadiran sistem Solar Cell di kawasan Desa Energi Berdikari (DEB) menjadi wujud nyata pemanfaatan energi bersih dalam mendukung operasional kawasan secara mandiri dan berkelanjutan. Inovasi ini berpotensi penghematan biaya listrik sebesar Rp 14 juta per tahun. Selain itu, dengan kapasitas produksi energi bersih mencapai 9.636 kWh per tahun, implementasi sistem ini memberikan dampak lingkungan yang signifikan melalui reduksi emisi karbon sebesar 9,06 ton CO₂eq per tahun. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi nyata PertaMC dalam mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia.
Direktur Utama PertaMC, Yardinal menyampaikan bahwa "Program Desa Energi Berdikari merupakan salah satu solusi yang kami hadirkan untuk menggaungkan pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan. Melalui dukungan terhadap Green Bus Pertamina, kami ingin memberikan pengalaman belajar kepada generasi muda mengenai implementasi Energi Baru Terbarukan (EBT), sehingga mereka tidak hanya memahami pentingnya transisi energi, tetapi juga terdorong menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Yardinal.
DEB Kampung Eduwisata Bhinneka semakin mengukuhkan perannya sebagai laboratorium pembelajaran Energi Baru Terbarukan (EBT) yang mendorong literasi energi bersih di masyarakat. Hingga saat ini, lebih dari 300 orang telah memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan energi bersih melalui program solar cell di kawasan tersebut. Selain sebagai sarana pembelajaran transisi energi, DEB juga mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan greenhouse hidroponik berbasis listrik solar cell. Greenhouse yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar PKK RW 06 Kemayoran ini menjadi wujud pemberdayaan masyarakat melalui budidaya komoditas hortikultura seperti selada, pokcoy, dan kangkung.
Corporate Secretary & Legal PertaMC, Tjahyo Nikho Indrawan menambahkan bahwa “Melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB) di Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, kami berharap dapat melahirkan semakin banyak Green Warriors baru generasi muda yang tidak hanya memiliki kesadaran terhadap isu lingkungan, tetapi juga mampu mengambil peran nyata sebagai agen perubahan dalam mendorong terciptanya masa depan yang lebih hijau bagi masyarakat,” tutup Nikho.
Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PertaMC akan terus menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait energi bersih, aksi iklim, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.