21 April 2026
Balikpapan, 21 April 2026 — PT Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC) melaksanakan courtesy visit ke PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Zona 8 Balikpapan sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan membuka peluang kolaborasi antar entitas Pertamina Group dalam mendukung ketahanan energi nasional. Pertemuan yang dipimpin Direktur Utama PertaMC, Yardinal, bersama General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, beserta jajaran manajemen kedua perusahaan, difokuskan pada kegiatan business matching melalui penyampaian portofolio dan kapabilitas PertaMC di bidang Construction, Operation & Maintenance, Plant Services, serta Consulting and Manpower Services. Pembahasan menitikberatkan pada penyelarasan kebutuhan operasional dengan kompetensi perusahaan, identifikasi potensi pekerjaan, serta kesiapan mengikuti proses pengadaan melalui penguatan aspek administratif, teknis, dan strategi yang terarah guna meningkatkan daya saing dalam proses tender.
Direktur Utama PertaMC, Yardinal, menegaskan bahwa "Keunggulan perusahaan terletak pada kapabilitas Operation & Maintenance yang terintegrasi sebagai nilai tambah dalam mendukung keandalan operasi. PertaMC menghadirkan solusi terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga kerja, tetapi juga memastikan keandalan aset melalui layanan maintenance yang terstandarisasi. Dalam setiap aktivitas proyek, kami berkomitmen menjunjung tinggi aspek HSSE melalui penerapan Golden Rules, CLSR, dan Stop Work Authority (SWA) guna memastikan operasional yang aman, andal, dan patuh terhadap standar,” ujarnya.
PHM turut menyampaikan arah fokus operasional serta kebutuhan proyek yang berjalan, sekaligus menegaskan bahwa setiap peluang kerja sama dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola perusahaan dan ketentuan pengadaan yang berlaku. Kesiapan dokumen, kapabilitas teknis, serta ketepatan strategi menjadi faktor utama dalam meningkatkan keberhasilan partisipasi pada proses tender.
PertaMC juga memaparkan rekam jejak proyek di berbagai lini, mencakup dukungan tenaga kerja bersertifikasi, penerapan standar mutu dan HSSE, serta pengalaman pelaksanaan pekerjaan maintenance, overhaul, dan long-term service agreement (LTSA) di sektor hulu dan hilir. Kapabilitas tersebut menunjukkan kesiapan PertaMC dalam memberikan solusi yang andal dan relevan dengan kebutuhan pengguna jasa.
Corporate Secretary & Legal PertaMC, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa "Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi Pertamina Group dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Keselarasan kapabilitas dan kebutuhan bisnis perlu diiringi tata kelola yang disiplin agar setiap peluang dapat ditindaklanjuti secara kredibel dan akuntabel. PertaMC berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan memberikan nilai strategis bagi grup,” tutupnya.